Sejarah dan Perubahan Lambang Klub di Jersey Barcelona

Jersey Barcelona merupakan salah satu jersey yang banyak dicari oleh para penggemar sepak bola, khususnya pecinta Liga Spanyol. Hal ini memang sangat wajar karena FC Barcelona merupakan salah satu klub sepak bola terbaik saat ini, dan seperti halnya klub sepak bola lainnya, pada jersey juara Liga Spanyol 2015/2016 ini juga terdapat lambang klub yang menjadi kebanggaan para pemain dan pendukungnya.

Sejarah lambang klub FC Barcelona memiliki sejarah panjang sejak awal abad ke-20. Pada awal pembuatannya, lambang klub senada dengan lambang kota Barcelona sebagai tempat asal klub ini, yaitu bentuk serupa berlian yang terbagi menjadi empat bagian yang bagian atasnya terdapat seekor kelelawar dan sebuah mahkota. Sedangkan pada sekeliling lambang dikelilingi dua cabang tanaman yang berbeda, yaitu cabang pohon laurel dan cabang pohon palem.

Lambang FC Barcelona akhirnya mengalami perubahan pada tahun 1910 setelah klub ini berhasil lolos dari krisis keuangan berkat bantuan Joan Gamper, sehingga pihak terkait pun memutuskan untuk membuat lambang yang berbeda dari lambang kota. Ada tiga unsur utama yang ada di lambang klub ini:

  1. Warna garis merah dan kuning, dua warna ini serupa dengan warna utama bendera Catalonia, sekaligus menjadi cerminan semangat Catalanisme.
  2. Salib merah yang menjadi bentuk penghormatan kepada St. George, seorang Crusader yang pernah menjadi pelindung daerah Catalonia.
  3.  Warna jersey dengan garis merah dan biru terinspirasi dari warna jersey klub Joan Gamper sebelumnya, FC. Basel.

Sejak tahun 1910, tak ada perubahan yang terlalu mencolok pada desain lambang klub. Tahun 1939 barulah terjadi perubahan besar-besaran yang disebabkan adanya kebijakan politik yang diperintah oleh seorang pemimpin diktator, Francisco Franco.

Baca Juga: Tips Memilih Jersey Grade Ori

Sebagai penunjuk penggunaan bahasa Spanyol, Francisco memerintahkan untuk mengganti tulisan FCB menjadi CFB serta menghapus seperempat bagian pada dua batang garis di kanan atas lambang yang dimaksudkan sebagai penghapusan bendera negara Catalonia.  

Akhirnya, pada 1949, tepatnya pada ulang tahun FC. Barcelona ke-50, batang garis yang hilang itu kembali dan pada tahun 1974, lambang klub kembali seperti sedia kala dengan penambahan kembali tulisan FCB.

Lambang klub di jersey Barcelona di berbagai belahan dunia tentunya sama, namun hal tersebut tidak terjadi di Arab Saudi, karena lambang klub di Jersey tim sepakbola mengalami perubahan yang mencolok meski bukan perubahan resmi.

Perubahan ini terjadi setelah tahun 2011, Qatar Foundation menjadi sponsor FC Barcelona dengan besaran 150 juta Euro dengan promosi FC Barcelona ke seluruh penjuru negara di Timur Tengah, akan tetapi karena adanya adanya salib merah pada lambang tim yang mendapat kritikan keras dari para pejabat negara Arab Saudi yang notebenenya adalah negara Islam, maka satu garis horisontal pada lambang klub di hapus dan hanya menyisakan garis vertikal saja.

Akhirnya, demi mendatangkan sponsor besar tersebut, Barca rela memproduksi dua jenis jersey Barcelona. Satu desain untuk diedarkan ke seluruh dunia, dan satu desain lain khusus wilayah Timur Tengah saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *