Apparel Lokal Kaos Bola Indonesia

Pagelaran kompetisi sepakbola Liga Indonesia akhirnya kembali digulirkan setelah sekian lama vakum karena pembekuan oleh Kemenpora. Selain arus perpindahan pemain yang cukup deras di musim kompetisi baru, geliat sponsor pun kembali hidup dan semarak dengan bergabungnya banyak apparel lokal yang memproduksi kaos bola tim-tim peserta Liga Indonesia. Tidak hanya kasta tertinggi, kasta yang berada di level kedua pun menjadi pilihan para apparel lokal untuk diajak kerja sama sebagai sponsorship partner.

Bergabungnya aparel-aparel lokal dalam menyemarakkan kompetisi sepakbola Liga Indonesia tentu menjadi angin segar bagi industri produsen perlengkapan olahraga tanah air. Jika selama satu dekade terakhir jersey kesebelasan lokal Indonesia lebih banyak menjalin kerja sama dengan apparel luar negeri, kini produsen lokal seakan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Berikut ini akan dibahas mengenai apparel lokal jersey bola yang menjadi sponsor beberapa klub di Liga Indonesia.

Produsen lokal yang paling kondang dan namanya sudah mendunia adalah Specs. Specs menjadi sponsor bagi Persipura Jayapura, setelah di musim sebelumnya juga pernah menjalin kerja sama dengan Sriwijaya FC. Sementara, produsen lokal lain yang sudah berdiri sejak tahun 2003 yaitu League memilih mensponsori dua klub yang justru menjadi rival, yaitu Persib dan Persija.

Klub asal Surabaya yang kini marger dengan PS. Polri yaitu Bhayangkara Surabaya United masih menjalin kerja sama dengan produsen lokal Mitre, setelah kontak dengan produsen lokal lain yaitu Specs tidak diperpanjang. Sementara Juara Divisi Utama 2014, Pusamania Borneo FC menjalin kerja sama dengan apparel lokal asal Jakarta yaitu Salvo sebagai penyedia kaos bola mereka.

Baca Juga:Ragam Bahan Jersey di Indonesia

Dua klub yang bermarkas di Madura, Madura United FC dan Persepam Madura Utama setia dengan dua apparel lokal. Madura United FC menjalin kerja sama dengan Pojur, yang merupakan produsen lokal Madura. Pojur yang semula menjadi sponsor dari Persepam dan sekaligus memiliki sebagian saham di klub yang bermarkas di Pamekasan tersebut kini berpindah ke Madura United FC seiring adanya eksodus di tubuh manajemen. Sementara Persepam Madura Utama setelah ditinggalkan Pojur kini telah menggandeng apparel lokal asal Jakarta, yaitu Special One.

Selain menjalin kerja sama dengan beberapa produsen jersey lokal, beberapa klub ada yang memberdayakan kelompok supporternya sebagai sponsorship jersey kesebelasan mereka. Apparel bentukan kelompok supporter biasanya dibuat atas prakarsa dan dana swadaya dari kelompok supporter. PSS Sleman menjadi salah satu contoh yang baik bagaimana kelompok supporternya berhasil bahu-membahu menjadi penyandang dana dan membentuk apparel mandiri. PSS Sleman menggandeng Sembada Apparel, yang notabene merupakan bentukan penggemar fanatik mereka.

Bergabungnya apparel lokal sebagai penyedia kaos bola di tim-tim Liga Indonesia juga berimbas pada munculnya desain-desain jersey klub dengan nuansa lokal yang unik, seperti memberi motif batik dan motif ukiran yang memperkenalkan khazanah lokal dari mana klub tersebut berasal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *