Strategi Penjualan Jersey Arsenal

Klub raksasa Inggris, Arsenal FC, secara mengejutkan berhasil menempati sepuluh besar penjualan jersey terbanyak pada musim 2015/2016 lalu. Jersey Arsenal berhasil terjual sebanyak 2,055 juta jersey pada musim lalu, mengalami peningkatan sebesar sekitar 28% dibandingkan jumlah penjualan pada musim sebelumnya.

Alexis Sanchez menempati pemain dengan nama punggung jersey paling laris di kubu Arsenal FC. Penampilan yang luar biasa Alexis Sanchez pada musim pertamanya membuat jersey dengan nama punggungnya tidak hanya menempati sebagai jersey pemain Arsenal FC terlaris, namun sekaligus juga menempatkan namanya dalam sepuluh besar jersey pemain laris di dunia. Nama Alexis Sanchez bergabung dengan nama-nama pemain top seperti Lionel Messi, Neymar, Cristiano Ronaldo, Wayney Rooney,  dll. Pada dua musim lalu, Alexis Sanchez menempati urutan enam besar.

Meski pada musim lalu posisi Alexis Sanchez turun ke posisi tujuh dalam pemain dengan penjualan jersey terbanyak di dunia, namanya masih menjadi jualan terbesar bagi Arsenal FC. Karena besarnya penjualan jersey Alexis Sanchez pada dua musim sebelumnya pihak marketing Arsenal FC membuat kebijakan yang diyakini akan mendongkrak jumlah penjualan jersey mereka di musim depan. Nomor punggung Alexis Sanchez yang semula bernomor 17 konon akan berganti menjadi 7. Hal ini tentu merupakan strategi pemasaran yang cukup ampuh mengingat peran sentral Alexis di musim lalu yang berhasil membawa Arsenal menempati peringkat kedua English Premiere League di bawah Leicester City.

Baca juga: Kaos Arsenal Terbaik dari Masa ke Masa

Strategi mengganti nomor punggung Alexis Sanchez juga dibarengi dengan strategi mengganti nomor punggung pemain yang baru menandatangani kontrak dengan Arsenal FC, yaitu Granit Xhaka. Jersey Arsenal dengan nama punggung Xhaka yang semula telah diperkenalkan secara resmi dengan memampangkan nomor punggung 16 tiba-tiba nomor punggungnya hanya dalam selang waktu empat hari. Xhaka tertangkap kamrena menggunakan jersey nomor 8 dengan nama punggung tertera namanya. Sontak perubahan nomor punggung ini menimbulkan pertanyaan di kalangan penggemar. Belum selesai keheranan mereka atas pergantian nomor punggung Xhaka dari 16 ke 8, tiba-tiba Granit Xhaka mengumumkan secara resmi bahwa ia telah memilih nomor 29 sebagai nomor punggungnya.

Manajemen Arsenal FC cukup cerdas memanfaatkan euforia kedatangan Granit Xhaka. Namun kebijakan tersebut menimbulkan protes di kalangan penggemar yang sudah terlanjur membeli jersey Xhaka bernomor 16. Karena desakan dari supporter yang semakin deras, akhirnya manajemen Arsenal FC memohon maaf kepada para fans dan berjanji akan membebaskan beaya mencetak ulang nomor punggung baru Xhaka bagi mereka yang membeli jerseynya di gerai-gerai resmi milik klub.

Strategi tim marketing manajemen Arsenal dalam penjualan merchandise klub patut diapresiasi. Jersey Arsenal menjadi salah satu menchandise paling diburu oleh penggemar sepak bola di seluruh jagad. Masuknya Arsenal ke dalam sepuluh besar jajaran klub Eropa dengan penjualan jersey terlaris merupakan bukti bahwa strategi pemasaran mereka berjalan dengan baik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *