Sponsor Jersey Liverpool dari Masa ke Masa

Prestasi Liverpool FC barangkali mulai meredup dalam satu dekade belakangan. Sejak era Premier League dihelat, yaitu sejak tahun 1993/1994, tidak sekalipun Liverpool merangkuh juara liga. Hal ini bertolak belakang dengan dekade 19970-an hingga dekade 1980-an di mana Liverpool menjadi raja di kompetisi sepakbola Liga Inggris. Meskipun prestasinya tengah meredup, Liverpudlian, julukan pendukung fanatik klub berjersey merah ini mulai memupuk asa untuk bisa berjaya lagi sejak klub berjuluk The Reds ini ditukangi oleh Jurgen Klopp. Di masa lalu, Liverpool memang penuh prestasi. Tidak hanya prestasi di dalam lapangan, Liverpool juga mencatat sejarah sebagai klub Inggris pertama yang menampilkan logo spopnsor di jersey kebesarannya. Berikut ini akan diulas mengenai sejarah sponsor jersey Liverpool dari masa ke masa.

Perusahaan elektronik asal Jepang, Hitachi, mencatat sejarah sebagai sponsor pertama yang logonya muncul di jersey sebuah tim peserta kompetisi sepak bola Inggris. Sejarah itu dicatat hitachi pada tahun 1979 yang menjalin kerja sama dengan Liverpool. Melihat kesuksesan Liverpool yang mampu mendulang pemasukan dari sponsor di jerseynya, langkah tersebut kemudian diikuti oleh klub Inggris lainnya. Setelah masa kontrak dengan Hitachi berakhir dalam tiga tahun, sponsor Crown Paints menempel di jersey Liverpool sejak tahun 1982 hingga enam tahun kemudian.

Selepas menjalin kerja sama dengan Crown Paints, Liverpool merangkul perusahaan Candy hingga akhir musim 1991/1992. Dengan logo Candy di jersey pemain inilah Liverpool meraih gelar juara liga untuk terakhir kalinya pada tahun 1990.

Pada musim berikutnya, perusahaan Carlsberg menjalin kerja sama dalam waktu yang sangat lama dengan klub yang empat kali meraih gelar Liga Champions ini. Carlsberg terus menempel di dada pemain Liverpool hingga musim 2010 berakhir. Sayangnya, selama bekerja sama dengan Carlsberg, tidak sekalipun Liverpool meraih gelar juara liga. Beruntung, Liverpudlian mendapat gelar pelepas dahaga ketika Liverpool beruntung bisa menjuarai Liga Champions pada tahun 2005, sebuah keberuntungan yang sulit terulang setidaknya selama satu dekade berikutnya.

Setelah era Carlsberg yang menjadi sponsor Liverpool selama hampir dua dekade, Standard Chartered masuk menjadi sponsor Liverpool sejak musim 2010/2011 bergulir, dan logo Standard Chartered masih terus melekat di dada pemain Liverpool hingga sekarang. Nampaknya logo Standard Chartered masih akan bertengger lama di jersey pemain Liverpool sebab Liverpool mendapat kucuran dana yang cukup besar dari perusahaan tersebut, sehingga bukan tidak mungkin durasi kontrak kerja sama akan terus diperbarui, sebagaimana yang terjadi dengan hubungan antara Liverpool dengan Carlsberg di masa lalu.

Apapun logo sponsor yang menghiasi jersey Liverpool, penggemar fanatik Liverpool tidak terlalu perduli sejauh sponsor tersebut dapat mendukung kebutuhan finansial klub. Yang terpenting bagi Liverpudlian adalah ingin melihat Liverpool bisa meraih gelar juara liga lagi sebagaimana masa kejayaannya pada dekade 1970-an dan dekade 1980-an.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *