Cara Merawat Jersey Sepakbola

Jersey merupakan kaos tim yang menjadi identitas sebuah klub olahraga. Jersey sebuah tim didesain sesuai dengan filosofi dan sejarah sebuah klub, sehingga keberadaan sebuah jersey bagi sebuah tim atau supporter tim tersebut sangat sakral. Dalam sepak bola, jersey sebuah tim berbeda-beda, dari segi warna dan desain. Di Italia, sebuah tim bahkan dijuluki berdasarkan warna dominan dari jersey klub tersebut. Misalnya klub AC Milan dijuluki I Rossoneri (si merah-hitam) karena jersey utama klub tersebut berwarna merah dan hitam. Begitu pula dengan Juventus, dijuluki Bianconeri (putih-hitam) karena jersey kesebelasan tersebut berwarna putih dan hitam. Bagi para penggemar klub sepakbola, memiliki jersey klub kesayangan merupakan salah satu kebanggaan dan kepuasaan tersendiri. Para supporter fanatik biasanya akan membeli jersey terbaru klub kesayangan mereka setiap tahun karena desain sebuah klub sepakbola biasanya akan mengganti desain jersey mereka namun tanpa menghilangkan identitas mereka. Berikut ini akan diulas mengenai cara merawat jersey sepakbola, khususnya jersey original yang cara perawatannya berbeda dengan jersey tiruan atau KW.

Jangan Dicuci dengan Mesin

Jersey kualitas original jangan dicuci dengan menggunakan mesin cuci. Jersey sepakbola original biasanya diproduksi dengan bahan yang sangat halus dan lembut sehingga jika mencucinya menggunakan mesin, terkstur halus dan lembut pada bahan jersey tersebut khawatir akan rusak.

Jangan Disikat

Selain tidak boleh dicuci dengan mesin, cara merawat jersey sepakbola original juga tidak boleh disikat ketika mencucinya. Berbeda dengan jersey tiruan yang menggunakan sablon permanen, jersey original biasanya mengandalkan sablon timbul yang tidak permanen atau bisa lepas, terutama di bagian logo sponsor di bagian depan dan bagian nomor punggung di belakang. Menyikat jersey original berpotensi merusak tulisan pada jersey tersebut.

Jangan Diberi Deterjen

Jersey original juga sebaiknya tidak dicuci dengan deterjen, terutama deterjen yang panas di tangan. Deterjen berpotensi merusak tekstur jersey original, terutama menghilangkan sifat lembut dari bahan dasar jersey tersebut. Selain itu, deterjen bisa merusak warna kain. Umumnya jersey original diproduksi dengan warna yang tajam yang bukan berasal dari pewarna buatan. Mencuci dengan deterjen juga dikhawatirkan akan merusak ketajaman warna jersey original tersebut.

Cukup Direndam di Pewangi Khusus

Cara yang paling baik dalam mencuci jersey adalah dengan merendamnya sekitar 15 menit di air dengan suhu normal dengan diberi pewangi atau pelembut khusus yang bisa diperoleh di toko, yaitu pewangi untuk kain bertekstur lembut dan berkualitas tinggi. Setelah selesai mencucinya, jangan pernah jemur jersey di bawah matahari langsung jika baru selesai dicuci. Jersey original cukup dijemur di tempat yang rindang dan diangin-anginkan.

Itulah beberapa tips merawat jersey sepakbola original. Jersey original yang biasanya berharga sangat mahal memang harus dirawat secara khusus untuk menjaga kualitasnya agar tetap nyaman ketika digunakan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *