7 Macam Bahan Yang Biasanya Digunakan Sebagai Baju Fitness

Baju fitness bukan hanya sekadar untuk penampilan. Memakai bahan yang tepat juga dapat meningkatkan efisiensi sesi berkeringat Anda

baca juga: 7 MANFAAT OLAHRAGA FITNESS DAN KHASIATNYA BUAT KESEHATAN ANDA!

Bambu

Bubur bambu menghasilkan kain alami yang ringan, sejuk, berdaya serap tinggi dan melindungi kulit Anda dari sinar ultraviolet. Bahannya sangat lembut, mencegah bau, menjaga suhu tubuh Anda, dan memiliki perlindungan UPF 50+. Anda bisa lari maraton, kemudian mengikuti kelas fitness, kemudian menjalankan tugas Anda, dan Anda akan tetap segar, kering, dan terlindungi dari sinar matahari.

Katun

Sebuah studi Belgia baru-baru ini menemukan bahwa katun menghasilkan lebih sedikit bau pasca berolah raga daripada polyester karena kain sintetis memungkinkan bakteri penyebab bau untuk berkembang. Tapi jangan putuskan untuk memakai kaus katun untuk baju fitness dulu. Katun memerangkap keringat sehingga berpotensi membuat Anda merasa tidak nyaman selama latihan. Namun, untuk yoga, latihan beban, atau olah raga rendah keringat lainnya, Anda bisa menggunakan kaus berbahan katun.

GORE-TEX

Ketika Anda berlari, bersepeda, atau melakukan olah raga luar ruangan lainnya, Anda membutuhkan perlindungan dari berbagai ancaman. Maka tidaklah mengherankan bila begitu banyak perlengkapan olah raga luar ruangan dibuat dengan bahan GORE-TEX. Membran sintetis ini membungkus kain biasa, sehingga menjadi anti air dan anti angin namun masih memungkinkan kulit untuk bernapas.

Nilon

Nilon terkenal sebagai bahan untuk membuat stoking perempuan. Kain sintetis ini lembut seperti sutra, anti jamur, dan cepat kering. Bahan ini juga sejuk dan memindahkan keringat dari kulit Anda ke permukaan kain agar menguap. Anda dapat menemukan nilon dalam semua jenis pakaian olah raga.

Polyester

Kain ini berbahan dasar plastik sehingga tahan lama, anti kerut, ringan, sejuk, dan non-absorbent, yang berarti bahwa keringat dari kulit Anda akan menguap dan bukannya terperangkap ke dalam bahan. Polyester juga melindungi dari sinar UV dan melindungi Anda walaupun baju fitness dengan bahan ini basah.

Kelemahan utama polyester adalah bau. Bahan sintetis dapat mendorong pertumbuhan bakteri, dan juga tidak cepat kering seperti polypropylene atau nilon.

Polypropylene

Seperti polyester, polypropylene terbuat dari plastik. Tapi tidak seperti polyester, bahan sintetis ini benar-benar tahan air. Bahkan jika Anda berkeringat setelah berlari dan bagian luar baju Anda basah, bagian yang menyentuh kulit Anda benar-benar kering. Bahan ini cocok digunakan sebagai lapisan dasar. Polypropylene mendorong keringat melewati seratnya hingga ke permukaan kain agar dapat menguap.

Spandex

Spandex—juga dikenal dengan nama merek Lycra—merupakan bahan baju fitness yang mampu meregang hampir 600 persen dari ukurannya. Kemampuannya ini membuat Anda bebas bergerak, dan kain akan tetap kembali ke potongannya semula. Bahan Spandex juga sejuk, menyerap keringat, dan cepat kering.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *