Arti Warna Jersey Balap Sepeda untuk Para Raja Balap

Saat Anda melihat orang yang mengikuti perlombaan balap sepeda, misalnya Tour de Singkarak yang dilaksanakan di tanah Minang, Anda akan menemukan warna jersey balap yang berbeda satu dengan yang lainnya. Jika warna pada jersey yang dipergunakan untuk olahraga biasanya menunjukkan tim peserta tersebut dan identitas nya, namun, di balap sepeda, warna pada jersey memiliki arti yang lainnya dan jersey tersebut biasanya akan diberikan ke pembalap sebagai tambahan hadiah selain tropi ataupun hadiah yang lainnya. 

Pada dasarnya tidak ada regulasi khusus mengenai kaus tersebut di dalam peraturan UCI atau peraturan persatuan balap internasional namun, untuk Tour de Singkarak sendiri Mengacu pada Tour de France. Pertama adalah kaus kuning yang diberikan kepada para pemenang yang mampu untuk mencatat waktu yang tercepat di klasemen umum. Jika di Giro d’Italia, warna kuning ini setara atau sama dengan warna jersey merah jambu dan setara juga dengan warna putih polos yang akan diberikan untuk kategori pembalap muda yang usianya di bawah 25 tahun. 

Baca juga: Tips Perawatan Jersey Balap Agar Selaku Tampak Baru

Kedua adalah hijau. Jersey balap sepeda dengan warna ini akan diberikan untuk pembalap terbaik yang ada di lintasan datar dan sprinter terbaik. Di beberapa balapan di etape tertentu, penyelenggara, termasuk di Tour de Singkarak biasanya akan menyiapkan lomba intermediate sprint atau IS yang ada di tiap etape dan IS ini menjadi incaran dari para sprinter. Sesuai dengan Tour de France, kaus hijau yang juga merupakan warna dari perusahaan sponsor balapan juga akan diberikan ke pembalap dengan peraih point tertinggi pada nomor IS.

Ketiga adalah warna polkadot merah. Warna ini diberikan untuk raja tanjakan. Selain pada nomor IS, nomor KOM atau king of mountain juga diperebutkan dimana di nomor ini para pembalap akan melewati track pendakian. Untuk memenangkan nomor ini, maka pembalap harus memiliki fisik yang kuat karena akan sangat melelahkan. Umumnya, pembalap yang menang di tanjakan akan memenangkan balapan sebab bisa mencetak waktu dengan lebih cepat sehingga tidak jarang pembalap kaus kuning juga mendapatkan kaus jersey polkadot merah. 

Di Indonesia sendiri, jersey balap berwarna merah putih akan diberikan kepada pembalap Indonesia terbaik. Untuk Tour de France sendiri tidak hanya jersey yang memiliki warna yang berbeda yang akan diberikan oleh penyelenggara kepada para raja balap namun juga klasifikasi nomor. Klasifikasi nomor pada TdF (Tour de France) tidak ditentukan berdasarkan pada warna jersey yang dipergunakan. Ada 2 klasifikasi nomor, yaitu:

  • Pembalap yang agresif selama balapan berlangsung akan mendapatkan nomor warna putih dengan latar belakang merah.
  • Tim terbaik mendapatkan nomor hitam dengan latar belakang kuning yang akan digunakan 3 pembalap tercepatnya dan klasifikasi ini berdasarkan total waktu dari 3 pembalap tm di masing-masing etape.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *