Ini Dia Prosesi Pernikahan Pengantin Adat Jawa yang Harus Kamu Ketahui, Maknanya Dalem, Lho!

Apakah kamu sudah pernah melihat prosesi pernikahan adat Jawa? Atau kamu adalah seorang keturunan orang Jawa? Jawa memang merupakan daerah yang sangat terkenal di Indonesia. Jawa juga memiliki tradisi yang sangat kental bahkan dalam pernikahan. Banyak orangtua yang mengerti mengenai adat dan tradisi Jawa, ketika anaknya menikah, mereka akan mengedepankan adat dan tentu saja menyiapkan yang terbaik untuk anaknya. Mulai dari gaun pengantin terbaik, acara resepsi pernikahan yang megah, dan lain-lain.

Pernikahan memang suatu hal yang sangat sakral yang bahkan dilakukan hanya sekali dalam hidup. Oleh karena itulah banyak sekali orangtua mengerahkan kemampuan maksimalnya demi membuat pernikahan yang megah bagi anaknya.

Pernikahan di Indonesia masih kental dengan adat istiadat. Salah satu yang paling sering dijumpai mungkin adalah pengantin adat Jawa. Semakin berkembangnya zaman, banyak sekali kaum muda yang menolak menikah secara adat. Padahal, adat memiliki pesan tersendiri yang berisi makna dibalik prosesi pernikahan yang dilakukan oleh pengantin adat Jawa.

PENGANTIN ADAT JAWA PAES AGENG | PRIMERA WEDDING ...

Mau tahu bagaimana sih prosesi pernikahan pengantin adat jawa yang dianggap ribet, namun memiliki makna yang sangat mendalam? Gak usah tunggu lama-lama lagi, yuk langsung saja simak ulasannya berikut ini.

  1. Siraman

Siraman adalah salah satu proses membersihkan diri yang dilakukan oleh pengantin sebelum melangsungkan acara pernikahan tersebut. Siraman ini bertujuan untuk membersihkan atau mensucikan hati pengantin sebelum memulai pernikahan. Siraman ini juga prosesnya tidak sekadar disiram menggunakan air begitu saja.

Biasanya pada air akan ditambahkan bunga-bunga, lalu yang menyiramkan airpun tidak hanya satu orang, melainkan tujuh orang yang dianggap penting dalam keluarga. Hal tersebut memiliki makna tujuh dalam bahasa Jawa yaitu pitu, maksudnya ketika tujuh orang menyiramkan air pada pengantin, mereka adalah pitulungan atau pertolongan dalam Bahasa Indonesia.

  1. Midodareni

Midodareni adalah silaturahmi yang dilakukan kedua keluarga, biasanya dilakukan pada malam sebelum upacara pernikahan dimulai. Selain untuk membuat hubungan keluarga menjadi baik, midodareni juga dianggap sebagai malam yang baik karena dimaknai sebagai malam turunnya para bidadari.

  1. Menginjak telur

Menginjak telur adalah salah satu tradisi yang sering kita jumpai. Menginjak telur memiliki makna harapan, karena dengan pecahnya telur, diharapkan pengantin memiliki keturunan yang akan menjadi cahaya dan kasih sayang yang semakin mengikat kedua pengantin tersebut. Setelah telurnya pecah, sang istri akan membasuh kaki suaminya sebagai bentuk bakti dan kesetiaan seorang istri kepada suaminya.

  1. Sikepan Sindur

Setelah prosesi injak telur, dilanjutkan dengan prosesi sikepan sindur. Prosesi ini dilakukan dengan cara membentangkan kain atau sindur kepada kedua pengantin oleh ibu, kemudian berjalan menuju ke pelaminan. Yang akan menuntun menuju pelaminan adalah ayahnya. Hal ini dimaknakan sebagai harapan dan kasih sayang orangtua yang menginginkan anaknya bahagia dan selalu erat dan bersetia satu sama lainnya.

inspirasi pernikahan adat jawa

Nah itu dia prosesi pernikahan pengantin adat Jawa yang harus kamu ketahui. Buat kamu yang udah pengen menikah, jangan menghindari adat, ya. Paling tidak kalau memang kamu tidak percaya dengan pesan-pesan di balik adat yang dilakukan, bahagiakanlah kedua orangtua dengan cara sederhana tesebut.

Lagipula menikah dengan adat kita sendiri justru lebih keren, dan kita juga jadi berperan dalam melestarikan tradisi bangsa. Selamat menikah.

Mau tahu gaun pengantin adat Jawa yang bagus untuk kamu pakai? Yuk baca selengkapnya di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *